Jumat, 15 September 2017

Cerdas finansial hari ke 3

Ikut mama sebentar yuk sayang..ajak mama ketika mau keluar beli pulsa listrik, bunyi tiiit..ttiitt..itu sudah berkali-kali ibarat perut udah keroncongan pengin diisi makanan, baiklah kita keluar sebentar yuk nak..awalnya dia menolak karena lagi asyik kejar-kejaran sama teman-teman nya.

Si kecil pun mau ikut juga akhirnya, dijalan kita ngobrol banyak hal terutama tentang konsep rezeki, bahwa kita harus banyak bersyukur sudah dikasih rezeki sama allah.

Saat itu ada seorang pemulung yang kita temui, pemulung itu membawa karung dan alat seperti besi untuk mengais sampah-sampah yang masih bernilai dan bisa dijual, tiba-tiba si kecil bertanya.
"Mama itu siapa? Lagi apa?" Itu namanya pemulung sayang. Diam sesaat kemudian  mama melanjutkan, pemulung itu nyari botol-botol bekas terus nanti di jual biar dapat uang, uangnya buat beli makanan.

Si kecil menghayati setiap kalimat yang mama ucapkan mungkin, mama terus lanjutkan bahwa kita juga harus selalu bersyukur, kita mempunyai abah yang seorang pekerja keras, alhamdulillah allah memberikan rezeki sama abah jadi abah bisa dapat uang, kita bisa beli makanan, lanjut si kecil bisa beli mainan..hee tuh kan anak-anak memang Sukanya sama mainan.

Jadi..kita jangan lupa untuk selalu bersyukur, bersuku dengan mengucapkan alhamdulillah..kita mengucapkan hamdallah bersama-sama

#harike3
#tantangan10hari
#kuliahBunsayIIP
#level8
#cerdasfinansial
#rezekiitupastikemuliaanyangharuskitacari

Kamis, 14 September 2017

Cerdas finansial hari ke 2

Mama ajak si kecil baca buku seri asmaul husna dan mencari cerita ar razaq  ( maha pemberi rezeki), mainan dulu sama bukunya.

Disatukan dan membentuk dasar laut yang di penuhi karang dan berbagai hewan laut seperti paus, udang, ikan pari, ikan hiu dll si kecil menyebutkan namanya satu persatu.

Kita mulai baca ceritanya tentang allah yang maha pemberi rezeki, mama katakan bahwa yang memberi rezeki itu allah..terus mama tanya kepada si kecil siapa yang memberi kita rezeki? Dengan mantap si kecil menjawab "allah ".

Berlanjutlah ke cerita yang lainnya di buku asmaul husna ini, selalu menyimak dan mendengarkan suara merdu mama ketika bercerita, alhamdulillah.

Cerdas secara finansial memang harus kita terapkan sejak dini, tak kalah  pentingnya memberikan pemahaman bahwa rezeki itu adalah pemberian allah.

Bismillah kita belajar bersama yah sayangku tentang konsep rezeki ini, semoga kita tergolong orang-orang yang selalu bersyukur. Amin

#harike2
#tantangan10hari
#kuliahBunsayIIP
#level8
#cerdasfinansial

Rabu, 13 September 2017

Cerdas finansial hari ke 1

Si kecil mama ajak membongkar celengan yang telah lama dia isi, penginnya sih agar si kecil terus bersemangat untuk menabung dan mau menyisihkan uang ketika dia mempunyai keinginan.

Dan..jadilah celengan di buka, tung..itung itung..eh dapat 100 rb lebih wah. .nominal yang tidak sedikit nih, Begitu fikir mama.

Si kecil mama sounding bahwa dia hanya boleh beli 1 mainan dan jika uangnya sisa kita masukan celengan lagi yah, dia mengangguk sepertinya tanda setuju.

Awalnya sederet nama mainan yang dia sebutkan ingin di beli, tapi mama ingatkan kalau mau beli mainan lagi ya harus nabung lagi, ada binar bahagia di matanya.

Yuk..sayang kita belajar untuk cerdas finansial sejak dini, walaupun kita di berikan kemudahan dalam hidup ini, bersyukur kita pun tidak kekurangan sesuatu, justru dari situlah kita harus senantiasa mengingatNya, semua nikmat pemberian ini dari Allah SWT yang maha pengasih dan pemurah.

Menanamkan kebaikan sedari dini, memotivasi si kecil untuk selalu bersyukur dan berbuat baik kepada sesama, berempati dan penuh kasih sayang.

Anak-anak tidak selamanya bersama dengan kita, tetapi mereka akan mengarungi samudera kehidupnya sendiri, mereka harus menjadi orang yang tangguh dan pandai bersyukur, bahwa semua yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan belaka.

Setiap yang bernyawa akan mengalami mati, dan kita tidak akan membawa kekayaan duniawi, hanya amal kebaikan yang akan menyertai kita hidup di alam barzah juga kelak ketika di akhirat.

Orangtua ingin yang terbaik untuk anak-anaknya, untuk Masa depan dan kebahagiaan sang buah hati, sadar diri bahwa kelak allah juga akan mengambil anak kita, suami kita dan semua orang-orang yang kita sayangi.

Berilah hal yang manis dan bisa mereka kenang jika takdir itu datang menghampiri diri kita terlebih dahulu, tidak perlu takut dan menghindar karena semua telah di tuliskan di lauhul mahfudz Nya.

Senin, 11 September 2017

Inilah momen wow si kecil

Ini kisah azharil  (4 tahun 5 bulan) beberapa hari ini ketika dia buang besar tiba-tiba dia punya keinginan cebok sendiri, mama percaya sajalah  walaupun agak khawatir juga bagaimana kalau tidak bersih??

Dan sudah berjalan 3 hari berturut-turut setiap si kecil buang air besar pasti cebok sendiri, walaupun gaya ceboknya masih ala-ala dia, karena semua tangannya di depan. Tangan kanan pegang air di gayung dan tangan kiri menceboki, dan mama bangga padamu nak..

Pengalaman luar biasa bagi seorang ibu ketika melihat langsung momen wow si kecil, setiap saat bersama mendampinginya bukanlah hal yang merugi dan sia-sia karena momen ini tidak akan terulang, justru kita akan menemukan banyak sekali momen terindah si kecil setiap saat.

Orangtua tidak akan menemuinya jikalau dia sibuk sendiri, kesibukan apapun itu memang kadang melalaikan orangtua tentang betapa indahnya kebersamaan bersama sang buah hati.Bersyukur dan bahagia mempunyai mu nak..anak baik..pintar dan soleh.

Perkembangan lain yang juga begitu nyata terlihat bahwa dirimu kini sangat mencintai buku, buku kini sudah kau anggap temanmu sendiri dan kau tidak canggung lagi untuk bercengkerama dengannya.

Teruslah belajar nak..teruslah tumbuh  menjadi anak yang bahagia nak..semoga kita sebagai orangtua tidak mengeksploitasi anak-anak demi ambisi-ambisinya, cukup arahkan dan bimbing ananda.

Suatu saat nanti dia akan menemukan bakatnya, dia akan menemukan jurusan yang ingin dia tekuni di universitas kehidupan ini, tugas kita hanya menemani mereka tumbuh, Hingga purna tugas kita didunia ini untuk membimbingnya.

anak kita bukanlah milik kita, dia hanya titipan yang harus senantiasa kita jaga, orangtua mempunyai tanggung jawab yang berat dalam hal ini, tetapi banyak  dari perempuan terutama yang sudah menjadi ibu mengabaikan soal ini.

Mereka menganggap mudah ketika harus menitipkan anaknya kepada pengasuh atau orang tua, padahal tanggung jawab anak itu ada pada orangtua nya. Wallahu a'lam bishawab

Minggu, 10 September 2017

Apa manfaat bergosip??

Eh..tahu ngga si lita baru punya mobil baru loh? Begitu kata Santi dengan nada penuh nafsu eh..penuh iri dan dengki. Menghasut Rita biar dia ikutan kepo

Apa bener san..kemarin aku lihat hutang nya masih banyak tuh, rentenir yang kemarin bolak balik ke rumah juga entah gimana nasibnya? Timpa Rita tak kalah nafsunya menggosipkan tetangga itu.

Sudah pukul 10.45 WIB entah lah mereka sudah memasak untuk makan siang atau sudah memandikan anak-anak nya atau belum, tak terfikir karena sangking enaknya bergosip ria.

Sekarang mereka ganti tema, ngomongin si lia, si Tanti, si puput sampai ngomongin kekurangan suami Mereka sendiri, duh..miris.

Suara adzan dzuhur pun terdengar, tidak ada yang memberi aba-aba mereka akhiri gosip hari ini dengan bacaan hamdallah bersama eh..bukan langsung nyelonong dan tanpa pamit.

Dasar emak-emak rumpi, setiap hari begitu terus kerjaannya seperti tidak Afdol kalau tidak ngomongin orang. Selalu ada gosip terhangat dan teraktual entah itu bisa di percaya atau tidak.

Biasanya mereka akan berkumpul, dan jamaah bergosip pun di mulai dengan di buka oleh satu orang dan nyambung ke orang lainnya, terus demikian sampai waktu berjalan sangat cepat menurut mereka. Tiba-tiba sudah lama mereka bergosip.

Anak-anak mereka Biarkan bermain sesuka hati nya, ada yang di Biarkan bermain PS- an sampai ber Jam - jam atau kalau tidak yang penting anak anteng tidak gangguin emaknya yang sedang ber gosip, di nyalakanlah TV kemudian apa yang di tonton sang anak pun luput dari perhatian orangtua.

Hhmm memang yah..melihat cacat oranglain itu lebih mudah daripada melihat cacat diri sendiri, maka ada istilah " semut di seberang laut jelas kelihatan, gajah di pelupuk mata tiada kelihatan.
Duh..keterlaluan banget.

Kecenderungan orang yang suka bergosip mereka akan dengan mudahnya membuka aib semua orang, dan dia akan waspada dan curiga jika ada orang yang bergerombol takutnya mereka membicarakan dirinya. Duh..hidupnya menjadi tidak tenang kan??

Apa manfaat bergosip???

Tidak ada, waktu kita habis untuk ngomongin orang, melihat cacat dan kejelekan orang lain. Alangkah lenih baiknya Waktu yang telah allah berikan untuk kita, yuk gunakan dengan sebaik-baiknya, gunakan untuk shalat sunah, membaca ayat-ayat suci al-qur’an, menemani anak bermain, membaca buku dan sederet kegiatan positif lainnya.

Ah..males baca buku, saya ngga suka baca. Biar lah anak main sama teman-teman nya, kemudian sederet alasan itu di ungkapkan dengan begitu entengnya, tidak mau mendengar nasihat dan menyesal di belakang. Duh..jangan sampai seperti itu yah mak..

Kini saatnya kita bermuhasabah, memperbaiki diri setiap hari, merasa diri bodoh dan perlu banyak belajar. Belajar bisa dari siapa saja, termasuk dari anak kita.

Ingat selalu bahwa hidup ini akan berakhir,  dan setiap yang bernyawa akan mengalami mati. Mati itu sangat pedih, tak bisa kita bayangkan seperti apa pedih nya. Tugas kita hanya mempersiapkan diri, jika takdir kematian Itu telah datang kepada kita, saat itu kita telah siap untuk mempertanggungjawabkannya.

Semua orang akan mati, karena itulah kita harus senantiasa mengingatNya, melakukan apa yang di perintahkan dan menjauhi apa yang di larang. Kembali menjadi hamba yang beriman serta senantiasa bertobat, setiap hembusan nafas hanya allah yang kita ingat selalu.

Semua orang ingin mati dalam keadaan khusus khotimah Amin ya robbala'lamin

Selasa, 05 September 2017

Aliran rasa "semua anak adalah bintang"

Siang menjelang dzuhur kita baca buku seri "asmaul husna" ada kalimat bahwa kita harus menyayangi orangtua, kemudian saya tanya sama si kecil orangtuanya azhari siapa? Hhmm ngga tahu..jawabnya singkat. Kemudian mama lanjut menjawab bahwa orangtua azharil yah mama sama abah, tanpa di duga ekspresi nya sedih dan seperti tidak terima gitu mama sama abahnya di bilang orangtua, bukan orangtua tapi orangmuda bhahahaha 😂😂😂

Aduh..nak..Begitu polosnya dirimu, maksutnya orangtua itu bukan selalu orang yang umurnya tua dan sebentar lagi meninggal dunia, saya kasih  pernyataan kalau mama sama abah itu orangtuanya azharil gitu, eh..Dia udah mau nangis sambil bilang " nanti azharil sendirian" bhahahaha 😂😂😂

Begitu seterusnya jika saya mengatakan bahwa saya adalah orangtua nya dia ngga mau, mama kan ngga tua..yang tua mbah-mbah nya gitu, terus dia sebutkan namanya satu persatu yang disebut orangtua, begitulah seorang anak.

Semua anak itu unik, semua anak adalah bintang. Bintang di mata ayah bundanya anak yang selalu memberikan keceriaan juga kedamaian dalam keluarga, maka sudah selayaknya kita didik mereka dengan penuh kasih dan sayang. Penuh dengan keikhlasan serta tak henti selalu bersyukur dan mendo'akan kebaikan untuk anak-anak kita.

Anak adalah cerminan diri kita, jadikan kemampuan mereka yang seluas samudera itu tetap menjadi samudera yang bisa menebarkan benih manfaat untuk sekitar, tugas kita hanya menemani dan menumbuhkan fitrah belajarnya.

Bersemangat lah selalu bunda, bersabar dan bersyukur tiada henti itu lebih baik.  Daripada setiap hari berkeluh kesah tentang keadaan yang seringkali tidak berpihak pada kaum perempuan, lihatlah senyum manis dan kalimat demi kalimat jujur dari bibir mungil nya itulah obat mujarab untuk segala penyakit hati yang kadang  merasuki jiwa kita.
Wallahu a'lam bishawab

Satu tahun pertama

Subhanallah walhamdulillah..satu tahun sudah berlalu kita berada disini, yah di rumah sendiri hidup jauh dari snaak saudara dan hidup mandiri bersama suami dan anak, butuh proses dan adaptasi yang tidak sebentar. butuh metal baja dan keteguhan hati hingga akhirnya memutusakan uutk hidup mandiri, melepaskan diri dari karir dan segala atribut yang dulu melekat di diri saya, memluai semua dari nol meui hidu yang baru dan memulai semua renca dari awal. berat apa tidak? kok spertinya kamu enjoy saja. begitilah yang saya jalani, berusaha untuk bersyukur dengan apapun yang tekah tuhan berikan padaku