Minggu, 04 Februari 2018

Hari ke -1 "belajar multimedia"


Keluarga multimedia merupakan materi terakhir di kelas bunda sayang ini, yeah...akhirnya sudah berada di level puncak level 12 belajar di kelas bunda sayang, materi terakhir disampaikan lansung oleh bu septi peni wulandani selaku founder institut ibu profesional.

wah..sungguh ini hal yang menggembiran kita semua, lewat webinar semua peserta kelas bunda sayang yang memasuki materi ke 12 bisa menyimak dari seluruh oenjuru tanah air bahkan sampai ke luar negeri.

menimba banyak ilmu dari bu septi malam itu, penuh haru biru dan merasa tersadar bahwa peran sebagai orangtua kadang belum maksimal, berbagai kisah bu septi ketika membersamai anak-anak membuat kita semua para ibu berfikir dan berfikir bermihasabah serta mencoba berdiskusi kembali dengan sang suami.

berusaha memperbaiki apa yang kurang pas selama ini, dan berusaha menjadi lebih baik ke depannya, dan tugas kita di tantangan 10 hari ke depan yakni mencari media pembelajaran onlien, sehari satu situ belajar online.

sedikit mengerutkan dahi sih, hhmm kira-kira apa yah, ketahuan deh selama ini saya jarang mengguanakn media online untuk belajar bersama si kecil, baiklah ini belum terlambat dan saatnya belajar di mulai

#harike1
#tantangan10hari
#kuliahbunsayIIP
#level12
#keluargamultimedia

Rabu, 24 Januari 2018

Review hari ke 10


Review hari ke 9

Review hari ke 7

pada review yang lalu saya sudah menulis tentang pola asuh orangtua yang keliru, yah hal tersebut di kemukakan oleh psikolog ternama yakni ibu Elly Risman, lalu bagaimana solusinya jika orangtua terlanjur memiliki pola asuh yang salah selama ini.

menurit pendapat saya yang pertam harus orangtua lakukan yakni menyadari diri bahwa selama ii dia keliru, kemudia setelah sadar bahwa saya sebgai seorang ibu misalnya sudh keliru membiarkan anak saya, abai terhadapnya menganggap semua baik-baik saj dan ternyata TIDAK semua tidak baik-baik saja

ada 7 hal yang menjadi solusi

  1. perkuat ketahanan ayah dan ibu
  2. menyicil utang jiwa dan menrumuskan ulang tujuan pengasuhan
  3. komunikaso yang benar baik dan mneyenangkan
  4. berikan fondasi beragama yang kuat
  5. bijak dalam bertekhnologi
  6. cek dan ricek teman
sudahkah kita melakukan 6 hal di atas terhadap anak-anak kita, jangan - jangan selam ini kita masih saja tidak perdulu, mulai sekarang sadar diri, ubah sikap dan perilaku kita, rangul anak kita dan bermohon hanya pada allah

#herike7
#level11
#kuliahbunsayIIP
#menumbuhkanfitrahseksualitas



Review hari ke 8

adakah ibu yang masih sibuk bekerja? yang menghabiskan selauruh narinya di tempat kerja, sementara anaknya bersama dengan pengasuh atau kakek dan neneknya? apakah suaminya hanya berdiam diri dirumah tidak bekerja dan santai saja di rumh seakan beban ekonomi itu bukan dia yang menaggung.

tetangga saya ada yang demikian, yah saya kadang miris dan sedih melihat anakny yang seumuran dnegah anak saya, anak usia segitu sedang manja-manjanya dengan ibunya, tidka ingin ditinggalkan oleh ibunya, tetapi saya pun faham suaminya tidak bekerja.

tidak punya pilihan lain keculai si istri yang turut bekerja memenuhi kebutuhan hidup setiap hari, hidup dengan oarnagtua nyatanya masih menjadikan mereka bergantung dan sikap yang kurang baik sering mereka tunjukan kepada orangtua yang telah mengasuh anaknya.

kurang akrab dan krang kasih sayang, salah dari awal pengasuhan orangtua terhadap anak laki-lakinya, harusnya seorang laki-laki di didik agar emmpunyai tanggungjawab yang lar biasa besar, apalgi ketika sudah mempunyai anak dan istri, orangtua sudah semakin tua tidka mungkin bisa membantu anak terus menerus.

orangtua pun harus mempunyia pemahaman yang benar, jangan asal bisa mongmong cucu setiap hari bahagia melihat senyum cucunya, bisa menggendong dan menimangnya setiao hari. tidak ada nenek yang tidka bahagia jika demikikan yang terjadi, tetepi hal ini menjadikan orangtuanya yah kedua orangtunay tidak bertanggungjawab, mereka melakukan apa yang mereka senangi setiap hari.

tanpa berfikir ada amanah allah yang perlu merek utamakan, hadir itu berarti mendengarkan, mengerti, sepenuh jiwa dan setulus hati

#harike8
#level11
#tantangan10hari
#kuliahbunsayIIP
#menumbuhkanfitrahseksualitas

Senin, 22 Januari 2018

Review hari ke 6

di zaman sekarang ini kewaspadaan dan pengetahuan orangtua haruslah selalu di upgrade, jangan sampai kita sebagai orangtua abai bahkan acuh terhadap anak-anak.

menganggap semua baik-baik saja, ternyata anak kita menjadi sasaran pornografi astaghfirullah..dan merasa tidak perlu lagi mendampingi anak-anak ketika dia sudah dewasa, itu merupakan kekeliruan yang amat besar

inagtlah bahwa tanggungjawab orangtua terhadap anaknya itu selamanya, yah walaupun ketika sudah baligh dan seorang anak tidak melakukan kewajiban shalat 5 waktu, maka dosanya sudah ditangung anak itu sendiri.

banyaknya game online juga konter-konter playstation menjamur bak cendana di musim hujan, mereka hanya berfikir mencari uang tetapi tidak pernha berfikir kerusakan generasi mendatang, mereka yang berusia remaja menjadi sasaran pornografi dan mirisnya lagi biasanya mereka bermain ketika jam sekolah, apakah itu tidak membuat hati sedih.

ketika orangtua di rumah mengetahui dan percaya bahwa anaknya pergi ke sekolah untuk belajar dan ternyata malah menghabiskan waktunya di warnet, lalu siapa yang harus di slahkan dalam hal ini, mari sennatiasa berbenah memperbaiki diri, jadikan anak-anak kita ahli surga, yang tidak menjadi anak durhaka dan selalu patuh pada orangtua.

kekuatan do'a dari orangtua itulah salh satu cara menyelamatkan anak-anak dari bahaya porngrafi, tirakat dan bermunajat meminta perlidungan hanya pada allah semata

#harike6
#tantangan10hari
#kuliahbunsayIIP
#menumbuhkanfitrahseksualitas

Review hari ke 5

pola asuh orangtua terhadap anaknya ternyata turut mempengaruhi pula karaketr seorang anak, ada tiga jenis pola pengasuhan yakni pla otoriter, pola asuh demokratis dan pola asuh prmisif.

masing-masing keluarga pasti menerapkan pola asuhnya masing-masing dan dengan alasan tertentu uga, jika di lihat dari ketiga pola asuh di atas maka pola asuh demokrati merupakan pola asuh terbaik yang perlu di terarpkan dalam kelarga

jika pola asuh demokratis ini telah berjalan dalam keluarga, semua anggota kelurga bis mengeluarkan oendoatnya atau berbicara bahkan sekedar curhat dengan keluarga menjadi hal yang nyaman, tidka da jarak antara orangtua dan anak

sehingga jika orangtua akan memasukan pendidikan seksualitas kepada anak pun tidka kan canggung karena sudah terbiasa berbicara apa saja dengan seliruh anggota keluga bahkan anak, dan segala macam penyimpangan seksualitas bisa di cegah.

#harike5
#tantangan10hari
#kuliahbunsayIIP
#menumbuhkanfitrahseksualitas